5 Pengkhianatan Terbesar di Sepanjang Sejarah Sepakbola

Kode Iklan 336x280
Kode Iklan In Artikel
HPK taruh disini
5 Pengkhianatan Terbesar di Sepanjang Sejarah Sepakbola



LOYALITAS atau kesetiaan membela satu klub adalah barang yang langka di kancah persepakbolaan dunia belakangan ini. Bisa dihitung dengan jari jumlah pemain yang memilih berkarier hanya dengan satu klub dalam 20 tahun terakhir di dunia sepakbola modern.

Ryan Giggs, Paul Scholes, Gary Neville, dan Paolo Maldini, adalah beberapa contoh pesepakbola yang setia mengenakan kostum tim yang sama dari memulai karier hingga pensiun. Mereka adalah anomali karena tidak jarang pemain sepakbola rela berkhianat ke klub rival dengan alasan apa pun.

Salah satu bentuk pengkhianatan paling besar di jagat sepakbola adalah ketika Luis Figo memutuskan hijrah dari Barcelona menuju Real Madrid. Selain dilandasi faktor finansial, kepindahan maestro asal Portugal itu nyatanya berbuah prestasi yang tak pernah didapatkannya bersama klub asal Catalunya tersebut.

Jaminan prestasi dan tawaran gaji yang lebih besar biasanya menjadi pendorong utama seorang pemain rela berkhianat. Dua hal tersebut adalah sesuatu yang dikejar oleh pesepakbola profesional di era modern. Tak bisa memberi jaminan prestasi dan uang, maka siap-siap melihat pemain kesayangan hengkang.

Berikut lima pengkhianatan terbesar di dunia sepakbola, melansir dari Sportskeeda, Rabu (28/11/2018).

5. Ashley Cole

Dianggap sebagai bek kiri terbaik di sepanjang sejarah Liga Inggris, Ashley Cole rela mengkhianati Arsenal demi hengkang ke Chelsea. Drama kepindahan sang pemain tidak kalah seru. Cole disebut memilih pindah ke London Biru demi uang.


Tuduhan tersebut tidak sepenuhnya salah. Sebab, Arsenal hanya mampu membayarnya sebesar 55 ribu poundsterling dalam klausul kontrak baru, sementara Chelsea yang kala itu diasuh Jose Mourinho menawari gaji sebesar 90 ribu poundsterling per pekan.

Tak pelak, julukan ‘Cashley Cole’ pun disematkan oleh penggemar Arsenal bagi sang pemain. Ashley Cole pun resmi pindah dari Stadion Emirates ke Stamford Bridge pada 31 Agustus 2006 dengan mahar 5 juta poundsterling plus William Gallas.

Kode Iklan 300x250
close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==